Tips Pintar Memilih AC Ramah Lingkungan

Share:
Pemanasan global adalah suatu kenaikan suhu pada permukaan bumi yang disebabkan oleh peningkatan keluaran emisi (gas rumah kaca), seperti; metana, karbondioksida, oksida, dinitro, perfluorokarbon, hidrofluorokarbon, dan sulfur heksafluorida pada atmosfer. Penelitian yang dilakukan ilmuwan dari Amerika Serikat, menyatakan bahwa suhu dunia akan terus-menerus memanas sampai dengan tahun 2100. Kenaikan suhu lebih dari 4 derajat celcius. Bahkan, peluangnya 90% suhu bakal naik lagi kemungkinan akan terjadi.

Global warming menjadi salah satu pembahasan lingkungan yang sekarang dihadapi dunia. Pemanasan global ada hubungannya dengan proses meningkatnya suhu pada permukaan bumi. Peningkatan suhu dihasilkan karena adanya radiasi dari sinar matahari menuju ke atmosfer dan sebagian dari sinar ini berubah menjadi energi panas dalam bentuk sinar infra red yang diserap oleh permukaan bumi.


Tips Pintar Memilih AC Ramah Lingkungan

Peduli Lingkungan dan Meningkatkan Produktifitas

Kita tahu suhu yang semakin hari terus meningkat membuat manusia membutuhkan pendingin udara untuk di rumah, sekolah ataupun di kantor. Banyak alasan mengapa pendingin udara dibutuhkan, antara lain untuk membuat kita nyaman berada di ruangan dan bisa meningkatkan produktifitas kita dalam bekerja ataupun belajar.

Penggunaan AC membutuhkan sumber energy yang besar dan memiliki dampak terhadap lingkungan kita. Penggunaan AC di zaman sekarang menjadi kebutuhan pokok yang harus terpenuhi baik itu untuk di rumah, sekolah ataupun di kantor. AC termasuk perangkat utama yang hamper setiap harinya digunakan.


Tips Pintar Memilih AC Ramah Lingkungan

Untuk pemakaian AC itu bervariasi, mulai dari 8 jam perhari atau bahkan lebih dari 10 jam setiap harinya. Hal ini dilakukan untuk menjaga produktifitas dalam bekerja dan menjaga kenyamanan saat melakukan pekerjaan. Namun cukup disayangkan, besarnya daya listrik AC membuat sebagian orang berpikir kembali untuk menggunakannya karena akan berdampak negative kepada lingkungan sekitar.

Kita tahu banyak sekali jenis dan model dari AC yang ada di pasaran saat ini. Beragam Merk atau Brand dengan banyak pilihan bermunculan di pasaran. Tetapi, ada salah satu AC yang menarik perhatian saya, AC tersebut adalah AC Daikin. AC Daikin memiliki teknologi inverter dan bisa menghemat energy hingga 50%. Tentunya hal ini dapat mengurangi biaya penggunaan listrik setiap bulannya dan tentunya AC Daikin ini lebih ramah terhadap lingkungan.

AC Daikin Inverter: Hemat, Produktif dan Ramah Lingkungan

AC Daikin Inverter adalah AC hemat energi, jika membandingkan dengan AC biasa (non-inverter). AC konvensional atau yang menggunakan kompresor , kompresor AC akan bekerja pada kinerja maksimal, kemudian ketika suhu yang diinginkan telah tercapai, maka kompresor akan mati otomatis dan begitu juga seterusnya. Siklus mati dan hidup yang terus berulang inilah yang menyebabkan AC konvensional boros energy dan cepat rusak.

Tips Pintar Memilih AC Ramah Lingkungan

Berbeda dengan AC Daikin dengan teknologi inverter yang memiliki kompresor dengan daya maksimal yang dapat mencapai suhu yang diinginkan, kemudian setelah suhu yang diinginkan tercapai secara otomatis menurunkan daya pendinginan dan menjaga suhu ruangan tetap stabil. Sehingga, kompresor AC Daikin Inverter tidak langsung mati dan beban kerja kompresor lebih ringan serta penggunaan listrik bisa jauh lebih hemat.

Selamat memilih AC Daikin sebagai pilihan AC untuk digunakan dikantor ataupun rumah Anda. Ingat ya! Kalau AC ya Daikin.

Referensi:
Daikin Indonesia.

6 comments:

  1. Selain Ac benda/alat elektronik lain yang ada di rumah apa saja yang dapat memicu naiknya pemanasan global?
    Terima kasij

    ReplyDelete
  2. minim service kan gan? ga sering ada kerusakan?

    ReplyDelete